Yuk, Ikuti Cara Download Sertifikat Vaksin Anti Gagal Berikut Ini

Cara Download Sertifikat Vaksin

reyzvian.com – Cara download sertifikat vaksin sangatlah mudah untuk diikuti, baik itu melalui SMS atau aplikasi PeduliLindungi. Kamu yang sudah vaksin untuk memperkebal imun tubuh harus segera mendapatkan sertifikat supaya bisa melakukan berbagai aktivitas, meski masih berjuang di masa pandemi. Tunggu apa lagi? Yuk, langsung simak penjelasannya di bawah ini.

Kegunaan Sertifikat Vaksin

Jangan-jangan, kamu belum melakukan vaksin? Kalau memang belum, itu berarti kamu tidak bisa melakukan perjalanan, hingga berpergian ke mall. Namun, tujuan utama vaksin tentunya bukan seperti itu. Kamu memang harus melakukannya kalau ingin sehat dan terhindar dari virus yang bisa menghampiri kapan saja.

Manfaat dari sertifikat vaksin memang bisa terbilang melimpah karena kamu dapat melakukan perjalanan, menghadiri pernikahan, makan di restoran atau kafe, mengunjungi salon, hingga masuk ke pasar. Maka dari itu, jangan takut untuk divaksin demi kebaikan diri sendiri dan sesama di lingkungan sekitar.

Cara Download Sertifikat Vaksin yang Mudah

Kembali lagi ke tujuan kamu yang membaca artikel ini untuk mendapatkan cara download sertifikat vaksin, memang ada aplikasi PeduliLindungi sebagai solusi yang mudah untuk diikuti. Namun, kamu harus menjalani vaksin dua tahap Covid-19 terlebih dahulu untuk mendapatkan sertifikat. Adapun cara download-nya adalah sebagai berikut.

1. Melalui SMS

Semenjak aplikasi terbaru dapat memenuhi kebutuhan pengguna media sosial untuk melakukan chatting, SMS jadi terlupakan dan jarang digunakan. Namun, kamu bisa melakukan download sertifikat vaksin dari SMS untuk memakainya kembali. Begini cara mudahnya.

  • Kalau kamu sudah melakukan vaksin Covid-19, akan ada SMS pemberitahuan yang masuk dari nomor 1199. SMS tersebut akan memberitahukan kalau kamu telah berhasil mengikuti vaksin tahap pertama.
  • SMS tersebut tidak hanya berisi ucapan selamat saja, melainkan data diri berupa NIK, nama lengkap, nomor tiket vaksin, dan jadwal vaksin kedua yang sudah dilengkapi dengan lokasinya.
  • Kamu juga akan mendapatkan link khusus untuk melihat sertifikat digital sebagai bukti dari vaksinasi tahap pertama.

2. Langsung Melalui Aplikasi Peduli Lindungi

Aplikasi yang satu ini memang wajib kamu miliki karena saat berpergian kemanapun, pastinya kamu akan diminta untuk memperlihatkan sertifikat vaksin. Cara mengunduh dan memakainya pun tidaklah sulit, yakni sebagai berikut.

  • Jika sudah mengunduh aplikasi Peduli Lindungi melalui Play Store, langsung buka melalui smartphone kamu.
  • Lakukan registrasi dengan mengisi nama lengkap dan nomor handphone pada kolom yang sudah tersedia. Nantinya, kamu akan menerima kode OTP sebagai bukti verifikasi melalui nomor handphone.
  • Setelah selesai dengan akun yang dibuat, kamu bisa menjumpai halaman utama atau beranda.
  • Cek keberadaan sertifikat dengan memilih ikon profil yang terletak di sebelah kanan kolom Cari Zonasi.
  • Setelah tiba di menu tersebut, kamu bisa segera memilih opsi sertifikat dan memeriksanya.
  • Isi nomor NIK dan HP yang didaftarkan saat melakukan registrasi tadi. Kamu akan menjumpai sertifikat tahap pertama dan kedua di halaman selanjutnya.

3. Melalui Situs Peduli Lindungi

Kalau kamu kehabisan memori untuk mengunduh aplikasi Peduli Lindungi, cara download sertifikat vaksin lewat situsnya juga bisa, kok. Tata caranya tidak kalah mudah, yakni sebagai berikut.

  • Langsung kunjungi situs PeduliLindungi dengan menekan klik berikut https://pedulilindungi.id.
  • Kamu akan langsung melihat opsi Lihat Tiket dan Sertifikat Vaksinasi. Pilih opsi tersebut untuk melakukan registrasi.
  • Kamu akan diminta untuk memasukkan nomor handphone yang telah didaftarkan semula dalam melakukan proses vaksinasi.
  • Selanjutnya, masukkan kode OTP sebagai syarat verifikasi yang sudah dikirimkan melalui SMS.
  • Jika proses verifikasi sudah selesai, kamu akan melihat menu Sertifikat Vaksin yang terletak di pojok kiri. Nantinya, kamu akan diperlihatkan bukti vaksinasi pertama maupun kedua untuk di-download.

Kalau sudah melakukan beberapa tahap di atas, kamu bisa mendapatkan sertifikat vaksin dan mencetaknya melalui printer pribadi atau penyedia printer. Ukuran dari sertifikat vaksin pun dapat disesuaikan dengan keinginan, baik itu dalam bentuk KTP yang lebih ringkas atau dalam bentuk HVS.

Cara Mengatasi Sertifikat Vaksin yang Tidak Muncul

Kamu tidak perlu panik kalau sertifikat vaksin tidak muncul, padahal sudah divaksin dari tahap pertama sampai kedua. Hal tersebut memang akan menjadi kendala terbesar untuk kamu yang ingin beraktivitas di luar rumah.

Alasan mengapa sertifikat vaksin tidak keluar, yakni kamu bisa saja salah memasukkan data pribadi saat mengakses akun PeduliLindungi. Kesalahan data pribadi biasanya berupa tanggal lahir, nomor telepon, hingga nama lengkap.

Sertifikat vaksin akan muncul 7-10 hari setelah kamu melakukan vaksin. Jadi, kamu harus memeriksanya dalam waktu yang tepat dan jangan sampai salah memasukkan data pribadi.

Cara mengatasinya adalah dengan mengirim pengaduan ke email PeduliLindungi yang nantinya bisa dikonfirmasi oleh Kemenkes. Email yang akan menerima pesan dari kamu adalah sertifikat@pedulilindungi.id.

Jangan lupa untuk memperhatikan format saat mengirim email yang terdiri dari nama lengkap, NIK KTP, tempat tanggal lahir, nomor HP, dan keluhan.

Sertakan foto selfie dengan KTP dan foto kartu vaksinasi yang sudah kamu terima. Jika belum mendapatkan balasan, kamu juga bisa menelepon call center dengan nomor 119.

Kesimpulan

Nah, cara download sertifikat vaksin ternyata sangat mudah, bukan? Mengatasi sertifikat yang tidak muncul pun menjadi lebih mudah karena pihak PeduliLindungi selalu siap untuk membantu. Dengan memiliki sertifikat vaksin, kamu akan bebas untuk bekerja hingga berlibur kemanapun tujuannya.

Recent Posts

cara membuat website
Tips
Vallen

Cara Membuat Website Tanpa Coding

Cara membuat website pastinya selalu bikin kamu penasaran karena banyak yang bilang kalau prosesnya sulit. Ternyata, proses membuat website bisa sangat mudah buat kamu atau

Read More »